Total Tayangan Halaman

Senin, 04 April 2011

16 Penyebab Seseorang Susah Dapat Pacar

Inilah 16 Penyebab Seseorang Susah Dapat Pacar. Bingung gimana cara cari pacar yang baik karena kamu merasa susah banget dapet pacar. Berbagai tips dan cara udah dilakukan, tapi tetep aja belum dapet pacar juga. Kira-kira apa sih penyebab susah dapet pacar?

Berikut 16 penyebab dan alasan kenapa susah mendapatkan pacar, simak baik-baik yah,,
1. Kurang Pergaulan alias kuper
Kuper, kurang pergaulan adalah penyebab utama kenapa seseorang sulit dapat pacar? Lingkup pergaulan dengan orang yang itu-itu aja membuat gak berkembang, termasuk dalam urusan cinta. Mereka gak punya banyak pilihan untuk bertemu dengan calon pacarnya.
2. Terlalu pemilih
Biasanya, orang-orang seperti ini menerapkan standar yang cukup tinggi mengenai kriteria cowok atau cewek bisa jadi pacar yang diinginkan. Bahkan gak jarang terlalu tinggi dan gak sesuai dengan dirinya. Tipe perfectionist, akibatnya udah bisa ditebak. Susah dapat pacar.
3. Kurang Percaya Diri
Rasa kurang percaya diri (PD) bisa menyebabkan seseorang vakum dalam dunia percintaan. Susah dapat pacar adalah sesuatu yang biasa bagi orang-orang seperti ini. Bahkan bisa merembet ke dalam aspek kehidupan sosialnya.
4. Terlalu sibuk dengan pekerjaan
Kesibukan menjadi hal yang lumrah di zaman modern yang serba materialistis ini. Yang jadi masalah adalah seringkali seseorang terlalu sibuk bekerja, mengejar karir atau study sehingga mengesampingkan urusan mencari pasangan. Masih mending kalo kesibukannya masih memungkinkan mereka untukbertemu lawan jenis. Kalo gak..? Alamat susah dapat pacar. Harus ikutan Take me Out kayaknya. hehe…
5. Terlalu pendiam dan pemalu
Sebagian orang, terutama cewek merasa bingung bagaimana cara menghadapi cowok pendiam apalagi pemalu. Meski pun ada sebagian orang yang kepincut dengan sosok pendiam dan cool (seperti Saya). Tapi secara keseluruhan sosok cowok pendiam ini agak susah dapat pacar.
6. Terlalu cuek dan gak pengertian
Dalam menjalin sebuah hubungan, seseorang tentu ingin diperhatikan oleh pasangannya. gak percaya? Baca artikel saya mengenai Ciri-Ciri Orang Jatuh Cinta dan Tips Cari Pacar. Kalau terlalu cuek, siapa yang mau..?
7. Sulit Mengungkapkan cinta
Sudah jelas kenapa tipe orang seperti ini susah dapat pacar. Sulit mengungkapkan cinta, bisa dibilang gak berani mengungkapkan atau menunjukkan perasaan cinta terhadap orang yang dicintainya. Bagaimana dia tahu kamu mencintai dia kalo gak diungkapkan..? Berharap mata berbicara..?
8. Menutup diri dan tertutup
Orang-orang yang membuka diri saja belum tentu bisa dapat pacar dengan mudah. Terlebih orang-orang yang menutup dirinya terhadap orang lain terutama lawan jenis. Mungkin orang-orang seperti ni terlalu misterius kalee, yah..?
9. Punya banyak kebiasaan buruk
Setiap orang tentu punya sisi buruk, sifat buruk atau kebiasaan buruk. Tapi, kalau terlalu banyak sisi negatifnya, tentu orang-orang akan berfikir ulang untuk menjalin hubungan dengan orang tersebut.
10. Gak punya banyak kenalan atau relasi
Jangan pernah anggap remeh teman, kenalan, dan relasi, karna bisa jadi merekalah yang justru bisa ngenalin sama cewek atau cowok idaman kita. Mereka juga bisa menjadi senjata rahasia kita dalam mendekati seseorang yang kita taksir.
11. Kere
Maaf kalo judulnya agak ekstrem, tapi kenyataanya banyak sekali cewek yang lebih memilih cowok yang kaya atau minimal mempunyai penghasilan, apalagi di jaman sekarang dimana nafsu belanja para cewek yang cenderung jor-joran. cowok kaya banyak dicari karna mereka bisa menjamin hidup para cewek di masa depan seandainya mereka menikah.
12. Muka pas-pasan (atau malah dibawah standar)
Kita gak bisa menyangkal bahwa jaman sekarang banyak sekali orang yang sangat mementingkan fisik pasangan mereka (terutama muka), hal ini mungkin dikarenakan mereka akan lebih percaya diri saat berjalan bersama pasangan mereka yang ganteng atau cantik.
13. Egois
Dalam berpacaran dan berumah tangga, kita harus dapat memahami kelebihan dan kekurangan pasangan kita, sehingga kita gak bisa memaksakan pasangan berbuat lebih untuk kita. Dan menurut survey independen, hampir semua orang menginginkan pasangan yang pengertian dan tidak egois.
14. Gak Romantis
Banyak orang yang bilang bahwa romantis adalah bumbu yang paling penting dalam menjalin asmara, sehingga baik cewek maupun cowok akan lebih menyukai pasangan yang romantis dan tidak kaku dalam berpacaran.
15. Gak Humoris
Seseorang yang humoris akan sangat dibutuhkan, diharapakan dapat menghibur kalo sedang banyak masalah. Dengan sisi lucu yang ada dalam diri, bisa mendapatkan simpati dari cewek ataupun cowok.
16. Mengincar nafsu semata
Cinta adalah hal yang sakral yang meliputi perasaan, hati, dan rasa saling membutuhkan antara dua insan manusia yang saling jatuh cinta, tapi banyak sekali pria yang justru menjalin asmara bukan untuk membangun rasa saling membutuhkan, melainkan untuk mengincar tubuh si gadis, hal inilah yang sering membuat gadis sering melihat sebelah mata padanya.
Nah, itulah 16 penyebab seseorang susah dapat pacar yang perlu kamu ketahui dan harus dirubah ya, setelah menyimak baik-baik, moga aja besok kamu dapet pacar.

Tips Menjadi Pacar Impian yang Baik

Setiap orang pasti ingin jadi pacar yang baik, atau punya pacar impian. Senangnya kalo kita bisa jadi pacar yang dibangga-banggakan, apalagi kalo ternyata dia selama ini memimpikan punya pacar kaya kita.
Berikut 8 tips menjadi pacar impian yang baik :
1. Berempati
Salah satu kunci untuk menjadi pacar impian, adalah dengan memiliki empati yang besar terhadap pacar. Empati berarti kita bisa menempatkan diri kita di posisi dia untuk berbagai situasi.
2. Bisa mengendalikan diri
Dengan mengendalikan diri, kamu jadi gak gampang marah dan berpikir lebih jernih saat melakukan sesuatu.
3. Tidak egois
Kalo kamu benar-benar mencintainya, coba kesampingkan segala keinginan dan kebutuhanmu, dan utamakan hubungan kalian berdua.
4. Tidak membongkar kejelekan pacar pada orang lain
Udah bukan rahasia lagi kalo cewek suka sekali membagi segala cerita pada sahabatnya. Tapi kalo udah berhubungan dengan keburukan pacarmu, sepertinya harus disimpan sendiri. Kamu juga gak pengen kan, pacarmu menceritakan aibmu ke teman-temannya?
5. Suka mendengarkan
Pacar yang baik adalah pacar yang mau mendengarkan segala cerita dan keluh kesah pasangannya. Jadikan dirimu satu-satunya orang yang dipercaya untuk menjadi tempat curhatnya. Ini salah satu cowok idaman cewek.
6. Membiarkan pacar jadi dirinya yg sebenernya
Cowok paling gak suka diatur. Jadi kalo kamu pengen adem ayem aja, kamu harus bisa menerima dia apa adanya. Jangan mengatur-atur atau bahkan berusaha membuat dia terlihat seperti keinginanmu.
7. Percaya diri
Cowok juga gak suka kalo pacarnya sibuk mengikuti gaya orang lain. Kamu harus yakin pada dirimu sendiri, bahwa pacarmu menyukai dirimu apa adanya.
8. Tidak posesif
Pacaran bukan berarti 24 jam harus selalu bersama. Ada saatnya pacarmu juga ingin kongkow bersama teman-temannya. Berikan kebebasan itu dan kepercayaan bahwa dia menjaga keutuhan hubungan kalian berdua.
Apakah kamu punya kriteria seperti tips menjadi pacar impian yang baik diatas. Atau mungkin kamu pengen punya pacar idaman? Kalo iya, berarti kamu termasuk orang yang beruntung.

Tips Agar Selalu Disayang dan Dicintai Pacar

Tips Agar Selalu Disayang dan Dicintai Pacar. Setiap orang ingin punya pacar yang setia dan selalu sayang sama kita. Berbagai cara dilakukan agar pacar atau pasangan selalu mencintai dan menyayangi kita.

Berikut beberapa tips dan cara Agar Selalu Disayang dan Dicintai Pacar atau pasangan kita :
1. Setia Pada Pasangan
Jangan pernah tergoda untuk mencari pasangan lain selain pasangan kita karena sepandai-pandai tupai melompat pasti jatuh juga. Orang yang normal tidak ingin pasangannya selingkuh dan sangat mengharapkan kesetiaan dari pasangannya.
2. Bertanggung Jawab Sesuai Kodrat
Jadilah seseorang yang bertanggung jawab pada pasangan. Pahami tugas masing-masing dan laksanakan sebaik mungkin. Jangan mau seenaknya saja dengan melempar tanggungjawab ke pasangan kita tanpa alasan yang kuat.
3. Menjaga Penampilan Untuk Menyenangkan Pasangan
Setiap orang pasti ingin melihat pasangannya dengan penampilan yang terbaik sesuai dengan kondisi dan situasi yang ada. Rawat dan jaga penampilan kita agar pasangan kita senang. Apabila pasangan kita melihat kita selalu berpenampilan berantakan urak-urakan, maka wajar kalo dia kehilangan rasa suka kepada kita.
4. Tidak Melakukan Hal-Hal yang Tidak Baik
Jadilah orang baik yang tidak mau melakukan hal-hal yang bertentangan dengan agama, hukum, budaya, norma, de es be. Hormati adat-istiadat yang berlaku di lingkungan tempat tinggal agar tidak terjadi benturan dalam bermasyarakat.
5. Menghilangkan Segala Sifat Buruk yang Tidak Disukai Pasangan
Ubah kebiasaan-kebiasaan jelek yang tidak diinginkan oleh pasangan kita, misalnya berbohong, jarang mandi, suka marah-marah, doyan judi, suka menggoda wanita cantik yang lewat, sendawa sembarangan, dan lain sebagainya.
6. Menjadi Orang yang Soleh / Solehah
Orang yang soleh sudah pasti rajin beribadah dan menjauhi larangan Tuhan, sehingga otomatis akan menjadi orang yang baik dengan berbagai sifat yang baik, seperti jujur, setia, tidak mau berbuat jahat, suka menolong, menghormati semua orang, tidak minum-minuman keras, menjauhi zina, de el el.
7. Saling Percaya dan Mengerti Satu Sama Lain
Jangan cemburu buta kepada pasangan kita sebelum ada bukti yang jelas agar kita terhindar dari perselisihan dengan pasangan kita. Biarkan dia bebas lepas melakukan apa yang ingin dilakukannya selama terlihat wajar dan belum ada bukti kuat pasangan selingkuh dengan orang lain.
8. Mencintai Pasangan Apa Adanya
Sayangilah dia apa adanya walaupun dirinya sudah tidak seindah dulu. Seperti jatuh miskin, tubuhnya jadi gendut, sakit-sakitan, tidak romantis, lupa tanggal ulang tahun, tidak bisa memberikan keturunan, de es be.
9. Bisa Menjaga Emosi
Siapa pun tidak akan mau hidup dengan seseorang yang bawelnya setengah mati, hobi marah-marah tanpa sebab dan alasan yang jelas, suka main tangan (kdrt = kekerasan dalam rumah tangga), mudah stress atau depresi, emosi tidak stabil, dan sebagainya. Mulailah ubah diri kita sendiri jika kita merasa sulit untuk mengontrol emosi demi kebahagiaan keluarga.
10. Bisa Menyelesaikan Masalah Tanpa Masalah
Jadilah orang yang bisa diandalkan oleh pasangan kita dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Banyak persoalan / masalah yang akan menghampiri, sehingga diperlukan pasangan yang tangguh untuk melewatinya. Jangan berpangku tangan mengharap pasangan kita akan terus menerus menyelesaikan masalah yang ada karena suatu saat kita mau tidak mau harus menyelesaikan sendiri persoalan yang ada.
11. Menjadi Sabahat Sejati Bagi Pasangan
Jadikan suami, istri atau pacar kita sebagai sahabat terbaik kita di mana kita bisa saling memberi, menerima, curhat, berbagi, melindungi, melengkapi, nasehat-menasehati, tolong-menolong, bekerja sama, dan lain-lain. Lakukanlah berbagai hal secara bersama-sama layaknya pasangan sahabat karib.
Dengan mengetahui Tips Agar Selalu Disayang dan Dicintai Pacar diatas, semoga bisa mempererat hubungan kamu dengan pasangan.

Minggu, 03 April 2011

SLE (Sistemisc lupus erythematosus)


REFERENSI I

 

TINJAUAN TEORI

A.    Pengertian

SLE (Sistemisc lupus erythematosus) adalah penyakti radang multisistem yang sebabnya belum diketahui, dengan perjalanan penyakit yang mungkin akut dan fulminan atau kronik remisi dan eksaserbasi disertai oleh terdapatnya berbagai macam autoantibodi dalam tubuh.

B.     Patofisiologi

Penyakit SLE terjadi akibat terganggunya regulasi kekebalan yang menyebabkan peningkatan autoantibodi yang berlebihan. Gangguan imunoregulasi ini ditimbulkan oleh kombinasi antara faktor-faktor genetik, hormonal ( sebagaimana terbukti oleh awitan penyakit yang biasanya terjadi selama usia reproduktif) dan lingkungan (cahaya matahari, luka bakar termal). Obat-obat tertentu seperti hidralazin, prokainamid, isoniazid, klorpromazin dan beberapa preparat antikonvulsan di samping makanan seperti kecambah alfalfa turut terlibat dalam penyakit SLE- akibat senyawa kimia atau obat-obatan.
Pada SLE, peningkatan produksi autoantibodi diperkirakan terjadi akibat fungsi sel T-supresor yang abnormal sehingga timbul penumpukan kompleks imun dan kerusakan jaringan. Inflamasi akan menstimulasi antigen yang selanjutnya serangsang antibodi tambahan dan siklus tersebut berulang kembali.

C. Manifestasi Klinis

1.      Sistem Muskuloskeletal
Artralgia, artritis (sinovitis), pembengkakan sendi, nyeri tekan dan rasa nyeri ketika bergerak, rasa kaku pada pagi hari.
2.      Sistem integumen
Lesi akut pada kulit yang terdiri atas ruam berbentuk kupu-kupu yang melintang pangkal hidung serta pipi.
Ulkus oral dapat mengenai mukosa pipi atau palatum durum.
3.      Sistem kardiak
Perikarditis merupakan manifestasi kardiak.
4.      Sistem pernafasan
Pleuritis atau efusi pleura.
5.      Sistem vaskuler
Inflamasi pada arteriole terminalis yang menimbulkan lesi papuler, eritematous dan purpura di ujung jari kaki, tangan, siku serta permukaan ekstensor lengan bawah atau sisi lateral tangan dan berlanjut nekrosis.
6.      Sistem perkemihan
Glomerulus renal yang biasanya terkena.
7.      Sistem saraf
Spektrum gangguan sistem saraf pusat sangat luas dan mencakup seluruh bentuk penyakit neurologik, sering terjadi depresi dan psikosis.

D.    Evaluasi Diagnostik

Diagnosis SLE dibuat berdasarkan pada riwayat sakit yang lengkap dan hasil pemeriksaan darah. Gejala yang klasik mencakup demam, keletihan serta penurunan berat badan dan kemungkinan pula artritis, peuritis dan perikarditis.
Pemeriksaan serum : anemia sedang hingga berat, trombositopenia, leukositosis atau leukopenia dan antibodi antinukleus yang positif. Tes imunologi diagnostik lainnya mendukung tapi tidak memastikan diagnosis.

E. Penatalaksanaan Medis

1.      Preparat NSAID untuk mengatasi manifestasi klinis minor dan dipakai bersama kortikosteroid, secara topikal untuk kutaneus.                                                                                                         
2.      Obat antimalaria untuk gejal kutaneus, muskuloskeletal dan sistemik ringan SLE
3.      Preparat imunosupresan (pengkelat dan analog purion) untuk fungsi imun.



ASUHAN KEPERAWATAN

A.    Pengkajian

1.      Anamnesis riwayat kesehatan sekarang dan pemeriksaan fisik difokuskan pada gejala sekarang dan gejala yang pernah dialami seperti keluhan mudah lelah, lemah, nyeri, kaku, demam/panas, anoreksia dan efek gejala tersebut terhadap gaya hidup serta citra diri pasien.

2.      Kulit

Ruam eritematous, plak eritematous pada kulit kepala, muka atau leher.

3.      Kardiovaskuler

Friction rub perikardium yang menyertai miokarditis dan efusi pleura.
Lesi eritematous papuler dan purpura yang menjadi nekrosis menunjukkan gangguan vaskuler terjadi di ujung jari tangan, siku, jari kaki dan permukaan ekstensor lengan bawah atau sisi lateral tanga.

4.      Sistem Muskuloskeletal

Pembengkakan sendi, nyeri tekan dan rasa nyeri ketika bergerak, rasa kaku pada pagi hari.

5.      Sistem integumen

Lesi akut pada kulit yang terdiri atas ruam berbentuk kupu-kupu yang melintang pangkal hidung serta pipi.
Ulkus oral dapat mengenai mukosa pipi atau palatum durum.

6.      Sistem pernafasan

Pleuritis atau efusi pleura.

7.      Sistem vaskuler

Inflamasi pada arteriole terminalis yang menimbulkan lesi papuler, eritematous dan purpura di ujung jari kaki, tangan, siku serta permukaan ekstensor lengan bawah atau sisi lateral tangan dan berlanjut nekrosis.

8.      Sistem Renal

Edema dan hematuria.

9.      Sistem saraf

Sering terjadi depresi dan psikosis, juga serangan kejang-kejang, korea ataupun manifestasi SSP lainnya.

B.     Masalah Keperawatan

1.      Nyeri

2.      Keletihan

3.      Gangguan integritas kulit

4.      Kerusakan mobilitas fisik

5.      Gangguan citra tubuh

C.    Intervensi

1.      Nyeri berhubungan dengan inflamasi dan kerusakan jaringan.

Tujuan : perbaikan dalam tingkat kennyamanan
Intervensi :

a.       Laksanakan sejumlah tindakan yang memberikan kenyamanan (kompres panas /dingin; masase, perubahan posisi, istirahat; kasur busa, bantal penyangga, bidai; teknik relaksasi, aktivitas yang mengalihkan perhatian)

b.       Berikan preparat antiinflamasi, analgesik seperti yang dianjurkan.

c.       Sesuaikan jadwal pengobatan untuk memenuhi kebutuhan pasien terhadap penatalaksanaan nyeri.

d.      Dorong pasien untuk mengutarakan perasaannya tentang rasa nyeri serta sifat kronik penyakitnya.

e.       Jelaskan patofisiologik nyeri dan membantu pasien untuk menyadari bahwa rasa nyeri sering membawanya kepada metode terapi yang belum terbukti manfaatnya.

f.        Bantu dalam mengenali nyeri kehidupan seseorang yang membawa pasien untuk memakai metode terapi yang belum terbukti manfaatnya.

g.       Lakukan penilaian terhadap perubahan subjektif pada rasa nyeri.


2.      Keletihan berhubungan dengan peningkatan aktivitas penyakit, rasa nyeri, depresi.

Tujuan : mengikutsertakan tindakan sebagai bagian dari aktivitas hidup sehari-hari yang diperlukan untuk mengubah.
Intervensi :

a.    Beri penjelasan tentang keletihan :

·        hubungan antara aktivitas penyakit dan keletihan

·        menjelaskan tindakan untuk memberikan kenyamanan sementara melaksanakannya

·        mengembangkan dan mempertahankan tindakan rutin unutk tidur (mandi air hangat dan teknik relaksasi yang memudahkan tidur)

·        menjelaskan pentingnya istirahat untuk mengurangi stres sistemik, artikuler dan emosional

·        menjelaskan cara mengggunakan teknik-teknik untuk menghemat tenaga

·        kenali faktor-faktor fisik dan emosional yang menyebabkan kelelahan.

b.   Fasilitasi pengembangan jadwal aktivitas/istirahat yang tepat.

c.    Dorong kepatuhan pasien terhadap program terapinya.

d.   Rujuk dan dorong program kondisioning.

e.    Dorong nutrisi adekuat termasuk sumber zat besi dari makanan dan suplemen.

3.      Kerusakan mobilitas fisik berhubungan dengan penurunan rentang gerak, kelemahan otot, rasa nyeri pada saat bergerak, keterbatasan daya tahan fisik.

Tujuan : mendapatkan dan mempertahankan mobilitas fungsional yang optimal.
Intervensi :

a.       Dorong verbalisasi yang berkenaan dengan keterbatasan dalam mobilitas.

b.       Kaji kebutuhan akan konsultasi terapi okupasi/fisioterapi :

·        Menekankan kisaran gherak pada sendi yang sakit
·        Meningkatkan pemakaian alat bantu
·        Menjelaskan pemakaian alas kaki yang aman.
·        Menggunakan postur/pengaturan posisi tubuh yang tepat.

c.       Bantu pasien mengenali rintangan dalam lingkungannya.

d.      Dorong kemandirian dalam mobilitas dan membantu jika diperlukan.

·        Memberikan waktu yang cukup untuk melakukan aktivitas
·        Memberikan kesempatan istirahat sesudah melakukan aktivitas.
·        Menguatkan kembali prinsip perlindungan sendi

4.      Gangguan citra tubuh berhubungqan dengan perubahan dan ketergantungan fisaik serta psikologis yang diakibatkan penyakit kronik.

Tujuan : mencapai rekonsiliasi antara konsep diri dan erubahan fisik serta psikologik yang ditimbulkan enyakit.
Intervensi :
a.       Bantu pasien untuk mengenali unsur-unsur pengendalian gejala penyakit dan penanganannya.
b.       Dorong verbalisasi perasaan, persepsi dan rasa takut
·        Membantu menilai situasi sekarang dan menganli masahnya.
·        Membantu menganli mekanisme koping pada masa lalu.
·        Membantu mengenali mekanisme koping yang efektif.

5.      Kerusakan integritas kulit berhubungan dengan perubahan fungsi barier kulit, penumpukan kompleks imun.

Tujuan : pemeliharaan integritas kulit.
Intervensi :
a.       Lindungi kulit yang sehat terhadap kemungkinan maserasi
b.       Hilangkan kelembaban dari kulit
c.       Jaga dengan cermat terhadap resiko terjadinya sedera termal akibat penggunaan kompres hangat yang terlalu panas.
d.      Nasehati pasien untuk menggunakan kosmetik dan preparat tabir surya.
e.       Kolaborasi pemberian NSAID dan kortikosteroid.



REFERENSI II

lupus eritematosus sistemik (SLE)

lupus eritematosus sistemik (SLE) adalah kronis gangguan autoimun . SLE dapat mempengaruhi kulit, sendi, ginjal, dan organ lainnya.

Penyebab

SLE (lupus) adalah penyakit autoimun. Ini berarti ada masalah dengan respon sistem normal kekebalan tubuh.
Biasanya, sistem kekebalan tubuh membantu melindungi tubuh dari zat berbahaya. Tapi pada pasien dengan penyakit autoimun, sistem kekebalan tubuh tidak bisa mengatakan perbedaan antara zat berbahaya dan yang sehat. Hasilnya adalah respon imun yang terlalu aktif yang menyerang sel sehat dan jaringan. Hal ini menyebabkan jangka panjang (kronis) peradangan.
Penyebab penyakit autoimun tidak sepenuhnya diketahui.
SLE mungkin ringan atau cukup berat sehingga menyebabkan kematian.
SLE mempengaruhi sembilan kali lebih banyak wanita laki-laki. Hal itu dapat terjadi pada semua usia, tetapi paling sering muncul pada orang berusia antara 10 dan 50. Afrika Amerika dan Asia yang terkena lebih sering daripada orang dari ras lain.
SLE juga bisa disebabkan oleh obat-obatan tertentu. Untuk informasi tentang ini penyebab SLE, lihat obat-induced lupus eritematosus.

Gejala

Gejala bervariasi dari orang ke orang, dan dapat datang dan pergi. Kondisi ini dapat mempengaruhi satu organ atau sistem tubuh pertama. Lain mungkin terlibat kemudian.
Hampir semua orang dengan SLE mempunyai nyeri sendi dan bengkak. Beberapa mengembangkan arthritis .Sering terkena adalah sendi jari-jari, tangan, pergelangan tangan, dan lutut.
Gejala umum lainnya termasuk:
  • Nyeri dada saat mengambil napas dalam-dalam
  • Kelelahan
  • Demam tanpa penyebab lain
  • Umum ketidaknyamanan, kegelisahan, atau perasaan sakit (malaise)
  • Rambut rontok
  • Mulut luka
  • Sensitivitas terhadap sinar matahari
  • ruam Kulit - sebuah "kupu-kupu" ruam atas pipi dan jembatan hidung mempengaruhi sekitar setengah dari orang dengan SLE. Ruam semakin memburuk di sinar matahari. Ruam juga dapat meluas.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening
Gejala lain tergantung pada apa bagian tubuh yang terkena:
  • Otak dan sistem saraf:
    • Sakit kepala
    • Penurunan ringan kognitif
    • Mati rasa, kesemutan, atau nyeri di lengan atau kaki
    • Kepribadian perubahan
    • Kegilaan
    • Risiko stroke
    • Kejang
    • Visi permasalahan
  • Saluran pencernaan: nyeri perut, mual, dan muntah
  • Jantung: irama jantung abnormal ( aritmia )
  • Ginjal: darah dalam urin
  • Paru-paru: batuk darah dan kesulitan bernafas
  • Kulit: warna kulit merata, jari-jari yang berubah warna saat dingin ( fenomena Raynaud's )

Ujian dan Tes

Diagnosis SLE didasarkan pada adanya paling tidak 4 dari 11 ciri khas dari penyakit. Dokter akan mendengarkan dada Anda dengan stetoskop. Sebuah suara disebut gesekan jantung menggosok atau menggosok gesekan pleura dapat didengar. Sebuah ujian neurologis juga akan dilakukan.
Tes digunakan untuk mendiagnosa SLE bisa meliputi:
Penyakit ini juga dapat mengubah hasil tes berikut:

Pengobatan

Tidak ada obat untuk SLE. Pengobatan ditujukan untuk mengontrol gejala. gejala individual Anda menentukan pengobatan Anda.
Penyakit ringan yang melibatkan ruam, sakit kepala, demam, artritis, radang selaput dada, dan perikarditis tidak memerlukan terapi banyak.
  • obat anti-inflamasi nonsteroid (NSAIDs) digunakan untuk mengobati rematik dan radang selaput dada.
  • Krim kortikosteroid digunakan untuk mengobati ruam kulit.
  • Obat antimalaria (hydroxychloroquine) dan kortikosteroid dosis rendah kadang-kadang digunakan untuk gejala kulit dan artritis.
Anda harus memakai pakaian pelindung, kacamata hitam, dan tabir surya ketika di bawah sinar matahari.
Berat atau gejala yang mengancam kehidupan (seperti anemia hemolitik , jantung yang luas atau keterlibatan paru-paru, penyakit ginjal , atau sistem saraf pusat keterlibatan) seringkali membutuhkan pengobatan oleh rheumatologist dan spesialis lainnya.
  • Kortikosteroid atau obat untuk mengurangi respon sistem kekebalan tubuh mungkin diresepkan untuk mengontrol berbagai gejala.
  • obat sitotoksik (obat yang menghambat pertumbuhan sel) digunakan untuk mengobati orang yang tidak merespon dengan baik terhadap kortikosteroid, atau yang tidak dapat berhenti mengkonsumsi kortikosteroid tanpa gejala mereka semakin buruk.

Dukungan Groups

Untuk informasi tambahan dan dukungan, lihat sumber daya lupus .

Outlook (Prognosis)

Hasil untuk orang-orang dengan SLE telah membaik dalam beberapa tahun terakhir. Banyak orang dengan SLE memiliki penyakit ringan. Wanita dengan SLE yang hamil seringkali mampu membawa aman untuk panjang dan melahirkan bayi yang normal, selama mereka tidak memiliki ginjal yang parah atau penyakit jantung dan SLE sedang diobati dengan tepat.
Kehadiran antibodi antifosfolipid dapat meningkatkan kemungkinan keguguran.
Tingkat kelangsungan hidup 10-tahun untuk pasien lupus lebih besar dari 85%. Orang dengan keterlibatan parah otak, paru-paru, jantung, dan ginjal lebih buruk daripada yang lain dalam hal kelangsungan hidup secara keseluruhan dan cacat.

Kemungkinan Komplikasi

Beberapa orang dengan SLE memiliki simpanan antibodi dalam sel (glomeruli) dari ginjal. Hal ini menyebabkan kondisi yang disebut nefritis lupus . Pasien dengan kondisi ini akhirnya dapat mengembangkan gagal ginjal dan membutuhkan dialisis atau transplantasi ginjal.
SLE menyebabkan kerusakan pada bagian yang berbeda dari tubuh, termasuk:

Kapan Kontak Profesional Medis

Hubungi penyedia pelayanan kesehatan Anda jika Anda mengembangkan gejala SLE. Juga, panggilan jika Anda memiliki SLE dan gejala menjadi lebih buruk atau jika gejala baru berkembang.

Nama Alternatif

Disebarluaskan lupus eritematosus; SLE, Lupus, Lupus eritematosus

Referensi

Ruiz-Irastorza G, Ramos-Casals M, Brito-Zeron P Khamashta, MA. Klinis kemanjuran dan efek samping anti-malaria dalam lupus eritematosus sistemik: review sistematis. Ann selesma Dis . 2010; 69:20-28.
Hahn BH, BP Tsao. Patogenesis dari lupus eritematosus sistemik. Dalam: GS, Budd RC, Harris, Jr DE et al. Firestein, eds. 's Textbook of Rheumatology Kelley . 8 ed. Philadelphia, Pa: Saunders Elsevier; 2008: chap 74.